SD PANGUDILUHUR I-II SURAKARTA
SD Pangudi Luhur Surakarta - Jl. A. Sugiyopranoto No. 1 Surakarta 57111  Telp.(0271)645349 Fax:(0271)645566
Rabu, 12 Agustus 2020  - 1 User Online  
BERANDABUKU TAMUHUBUNGI KAMI 


21.08.2008 19:30:32 779x dibaca.
ARTIKEL
SEMINAR DENGAN ORANG TUA MURID KELAS 1-2

Gantungkan cita-citamu setinggi langit dan raihlah cita-citamu. Dari kalimat inilah kita sebagai orang tua dan pendidik kadang merasa bingung untuk membimbing dan menemani anak untuk mencapai cita-citanya. Setiap orang tua menginginkan kehidupan yang terbaik untuk putra-putrinya, kemudian banyak upaya yang dilakukan orang tua dengan menyekolahkan di sekolah yang terbaik, mnyediakan gizi yang terbaik, memeberikan anak mainan sesuai apa yang dicita-citakan. Sedangkan anak sendiri seiring perkembangan dia mempunyai cita-cita yang berganti-ganti, dan ini membingungkan orang tua sendiri. Untuk menyikapi bagaimana menuju yang terbaik untuk cita-cita anak maka SD Pangudi Luhur Solo bekerjasama dengan Pocari Sweat mengadakan seminar bersama orang tua murid kelas 1 dan 2 dengan tema “CITA-CITA ORANG TUA ATAU MASA DEPAN ANAK”.

Dalam acara ini kami mengundang seorang psikolog yang concern di bidang anak-anak yaitu Drs. Saleh Amini Yahman. Program ini dilaksanakan pada Sabtu, 26 Juli 2008 di SD Pangudi Luhur Surakarta. Pada kesempatan ini. Pak Saleh memberikan paparan bahwa orang tua sangat perlu memberikan eksplanasi secara detail tentang cita-cita yang muncul dari seorang anak maupun yang sengaja disituasikan oleh orang tua. Eksplanasi tersebut bisa dilakukan dengan memberikan real experience (pengalaman nyata) pada anak dengan cara mendatangi atau mengajak anak untuk mengenali sesuatu yang dicita-citakan anak; misal anak pingin jadi pelaut karena dia sering nonton Popeye, maka orang tua juga mengajak ke pelabuhan atau menonton film tentang kehidupan pelaut. Proses dinamis yang berlangsung tersebut akan memberikan kesempatan pada anak untuk membangun persepsi yang seimbang dnegan orang tuanya. Bila keseimbangan persepsional ini telah terbentuk maka tidak usah dipaksa pun anak akan punya ide atau selera yang sama dengan yang dicita-citakan orang tuannya.


Dialog dan proses keseimbagan hubungan adalah kata kunci yang perlu dipegang orang tua dalam mengarahkan, membentuk, dan mewujudkan cita-cita dan masa depan anak. Hindari pemakaian kata “pokoknya” dalam mendidik anak dan penerapan model pemaksaan. Kita harus menggunakan bahasa yang lebih demokratif untuk mengantarkan anak meraih cita-cita mereka.


Dalam kesempatan ini Dr. Saleh juga memberikan tips dan kesimpulan dalam menuntun putra-putri kita meraih cita-citanya :

  • Kenali potensi anak sejak dini melalui,
  • Observasi terhadap kegemaran, ketrampilan, dan kebiasaan sehari-hari.
  • Prestasi akademik
  • Karya yang telah dihasilkan (lukisan, hobby, musik, dll)
  • Pengawasan perlu tapi jangan over protective, berikan kebebasan dalam bereksplorasi.
  • Diskusikan apa yang anda iinginkan atas masa depan ank dnegan perbincangan ringan dalam keluarga
  • Jangan otoriter
  • Diskusikanlah terus bila nak mempunyai cita-cita yang berubah-ubah, biasanya itu akan terfokus seiring perkembangan anak, sektar usia SMA
  • Siapkan diri anda secara financial maupun  secara mental untuk cita-cita anak
  • Doalan dengan sungguh-sungguh karena anak adalah titipan Tuhan


Seminar diakhiri dengan sesi tanya jawab. Program ini terselenggara dengan bekerjasama dengan Pocari Sweat yang juga peduli dengan anak melalui produk mereka. Program ini sangat baik untuk menambah wawasan kita sebagai orang tua dan pendidik agar lebih berkembang.








^:^ : IP 18.207.98.97 : 2 ms   
SD PANGUDILUHUR I-II SURAKARTA
 © 2020  http://sdplsolo.pangudiluhur.org/